Gara-gara “Setiwan”
Posted by harysoemarwoto on July 6, 2008
Minggu lalu saya sempat dibuat “keder” oleh pramuniaga saat akan belanja disalah satu stand di lobby Mal Cibubur Junction Jakarta yang menyebut nama toko adalah “setiwan”. Saya berusaha mencari toko dimaksud untuk mencari baju yang sesuai size-nya, saya naik turun escalator dari lantai satu, ke lantai dua, lalu lantai tiga kemudian bolak-balik sampai beberapa kali toh tidak ketemu juga. Karena merasa sudah bolak-balik tidak ketemu, saya terpaksa bertanya kepada petugas jaga (PKD) dan oleh dia saya diberitahu nama tokonya sixty one. Lalu saya menuju toko dimaksud dan terpangpang tulisan 61. Kelihatannya pramuniaga itu mau bergaya dengan menyebut “setiwan”, tapi salah ucap tsb mengakibatkan orang lain terpaksa mondar-mandir kayak setrika-an. Capek dech….Ha…Ha..
mas izal said
seorang teman baru datang dari Jawa ke Balikpapan, jalan2 ke salah satu tempat pakai sepeda motor.
saat hendak memarkir sepeda motornya, dia nanya ke salah seorang yg ada disitu:
A: Siapa tukang parkirnya di sini?
B: Ulun pak!
A: Tolong panggil dia, saya ada perlu sama si Ulun!
he he
note: Ulun dalam bahasa Banjar berarti ‘Saya’