Rest Area sebagai solusi Tata kembali Jalur Bopunjur
Posted by harysoemarwoto on July 4, 2008
Jalur Bopunjur (Bogor-Puncak-Cianjur) Jawa Barat adalah kawasan hijau nan asri terselimuti kabut dan udara segar yang berangsur dingin, disisi kiri dan kanan jalan berhamparan kebun-kebun teh dan tanaman. Namun sayang, minggu lalu saya melintasi jalur ini dan ternyata meperihatinkan. Diantara keindahan Bopunjur, telah menjamur berdirinya kedai-kedai sehingga merusak pemandangan, semula mata berbinar segar seketika berubah menjadi “sepet” memandang kedai-kedai kumuh sepanjang jalan. Terlebih sekarang ini, kondisinya semakin semrawut. Secara ekonomis memang jalur Bopunjur ini sangat menjanjikan bagi warga sekitar yang berpenghasilan rendah untuk mengais rezeki dengan berjualan kopi, teh, jagung bakar, bakso dan oleh-oleh khas pasundan. Disisi lain, banyak rumah-rumah makan dan restoran yang terpaksa tutup semenjak dibukanya jalur tol Cipularang.
Kondisi ini semestinya dapat diatasi dengan menata kembali jalur Bopunjur. HADE yang baru saja dilantik menjadi Gubernur/Wakil Gubernur Jawa Barat diharapkan segera turun tangan. Salah satu solusi yang mungkin adalah menyediakan REST AREA sepanjang sisi kana dan sisi kiri jalur Bopunjur untuk menampung para pedagang di kedai-kedai maupun pedangan K-5. Tempat istirahat dapat dibuat setiap km disisi kanan maupun sisi kiri jalan, sehingga setiap pengguna angkutan jalan raya hanya akan singgah menikmati jajanan di Rest Area ini. Dengan demikian diharapkan jalau Bopunjur akan lebih asri dan sedap dipandang mata. Tahap selanjutnya penertiban IMB untuk bangunan dan Vila-vilanya.Selamat bekerja Kang Heryawan dan Kang Dede !
This entry was posted on July 4, 2008 at 3:02 am and is filed under Tour. Tagged: bogor, bopunjur, ciabjur, gubernur jabar, hade, jawa barat, kawasan hijau, kebun teh, kedai, pasundan, puncak, wagub jabar. You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0 feed. You can leave a response, or trackback from your own site.